
Atasi Masalah Jalan Sempit dan Genangan Air, Tim Pengabdian Poliwangi Latih Warga Kelurahan Giri Produksi U-Ditch Ferosemen Kinerja Tinggi
BANYUWANGI, 2 Agustus 2026 – Guna menuntaskan permasalahan infrastruktur lingkungan berupa saluran drainase terbuka yang rawan memicu banjir dan mempersempit akses jalan, Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) menggelar program Pemberdayaan Masyarakat berupa pelatihan inovasi pembuatan U-Ditch Precast ramah lingkungan. Kegiatan ini sukses dilaksanakan pada Minggu (2/8) mulai pukul 09.30 WIB di Lingkungan Karangente, Kelurahan Giri, Kabupaten Banyuwangi.
Pelatihan ini dipimpin langsung oleh Rahayu Pradita, S.ST., M.T., selaku Ketua Tim Pengusul dari Dosen Jurusan Teknik Sipil Poliwangi. Acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat dan instansi. Turut hadir memantau jalannya kegiatan antara lain Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Poliwangi, Prof. I Gusti Ngurah Bagus Catrawedarma; Lurah Kelurahan Giri, Praptini Yustiniarti; serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Giri, Heri Purnomo.
Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh anggota tim dosen, yaitu Qurrotus Shofiyah, S.T., M.T., serta melibatkan dua mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Poliwangi, Meilani Auliyah dan Mohamad Ulanda Hikam, sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek di luar kampus.
Dalam pelatihan tersebut, warga yang tergabung dalam mitra Karang Taruna setempat tidak hanya diberikan pemahaman teoritis, tetapi langsung mempraktikkan proses peracikan dan pencetakan beton. Warga berhasil memproduksi campuran beton ferosemen kinerja tinggi (High Performance Ferrocement) secara mandiri untuk diaplikasikan pada badan U-Ditch beserta pelat penutupnya (cover).

“Inovasi teknologi yang kami transfer kepada warga hari ini menggunakan formulasi material yang mampu mencapai kuat tekan tinggi, sehingga dimensi saluran bisa dibuat lebih tipis dan ringan untuk diangkat secara gotong royong, namun tetap kokoh menahan beban kendaraan,” jelas Rahayu Pradita. “Dengan penutupan saluran menggunakan pelat beton ini, lebar jalan lingkungan yang sebelumnya sempit akan bertambah secara efektif dan aliran air menjadi lebih lancar.”
Lurah Kelurahan Giri, Praptini Yustiniarti, mengapresiasi langkah konkret tim Poliwangi. Menurutnya, inovasi ini menjawab dua keluhan utama warga Karangente sekaligus, yakni masalah kebersihan drainase dan aksesibilitas tata ruang jalan desa.
Prof. I Gusti Ngurah Bagus Catrawedarma selaku Kepala P3M Poliwangi menambahkan bahwa keberhasilan warga memproduksi U-Ditch ini diharapkan tidak berhenti sebagai solusi perbaikan infrastruktur fisik semata, melainkan dapat diinkubasi menjadi unit wirausaha baru di bawah naungan Karang Taruna yang memproduksi material pracetak untuk desa-desa sekitarnya.
Keberhasilan praktik hari ini menjadi tonggak awal dari serangkaian pendampingan berkelanjutan oleh Poliwangi. Ke depannya, tim akan terus mendampingi proses instalasi saluran di titik-titik rawan genangan hingga pendampingan manajemen usaha bagi warga.

JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI BANYUWANGI
Jalan Raya Jember KM 13 Banyuwangi 68461, Jawa Timur - Indonesia